468x60 Ads

stefan w afternoon loveart paris hellokitty

Selasa, 18 Februari 2014

Wahyuni sri hastuti sma n 1 indralaya utara lubuk sakti


 USG 2014 SMA N 1 INDRALAYA UTARA

                                                     






 

 







 

 

 


 

 



 LOGO USG

 PENYERAHAN PIALA PESERTA










Rabu, 05 Februari 2014

LOGO

DIKNAS

 SUM-SEL

OGAN ILIR

 SMAN ULTRA ONLINE

 WE LOVE SMAN ULTRA



Rabu, 29 Januari 2014

Profil SMAN 1 ULTRA

visi misi


visi misi

depan gerbang sekolah

air mancur sekolah



masjid sekolah




Senin, 09 Desember 2013

SPORT

Bungkam Pacers, Heat unggul 2-1



Merdeka.com - Juara bertahan Miami Heat, sukses membekuk Indiana Pacers 114-96 dalam laga ketiga semifinal NBA 2012-2013 pada hari Minggu (26/5) waktu setempat. Kini kedudukan pun menjadi 2-1 bagi Heat.
Pemenang seri ini akan melaju ke babak final melawan pemenang antara seri San Antonio Spurs versus Memphis Grizzlies.
Pemain terbaik NBA musim ini, LeBron James memimpin Heat dengan sumbangan 22 poin. Dwyane Wade menambah 18 poin dan delapan assist, sementara Udonis Haslem menambah 17 poin dan tujuh rebound. Chris Bosh menambah 15 poin dan Mario Chalmers menyumbang 14 poin.
Roy Hibbert menyumbang 20 poin dan 17 rebound untuk Pacers. David West menambah 21 poin dan 10 rebound, sedangkan Paul George mendapatkan 13 poin dan delapan assist.
Pacers akan berusaha menyamakan kedudukan saat mereka menjamu Heat pada pertandingan keempat hari Selasa (28/5). (ant/kny)


HEALTH


Ekstrak Biji Anggur Bisa Membunuh Sel Kanker Prostat




Biji anggur memiliki manfaat untuk melawan sel kanker yang menyerang prostat. Ekstrak dari biji ini bisa membunuh sel kanker dengan tetap mempertahankan sel sehat dalam kondisi selamat. Demikian menurut sebuh studi dari University of Colorado Skaggs School of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, seperti dikutip Times of India.
Kandungan dari biji anggur yang berguna untuk melawan kanker prostat ini adalah B2G2. Zat ini mendorong kematian sel kanker. Temuan ini mendukung studi sebelumnya yang menemukan bahwa dalam biji anggur ditemukan senyawam GSE. Senyawa ini berdampak sama seperti B2G2, namun belum diketahui bagaimana cara kerja sebenarnya dalam melakukan perlawanan terhadap sel kanker.
Menurut Alpna Tyagi, Ph.D, untuk melakukan isolasi terhadap B2G2 dari biji anggur dalam bentuk ekstrak mungkin masih perlu waktu yang panjang dan mahal. Namun, zat ini masih memungkinkan untuk disintesis dalam jumlah yang memungkinkan agar bisa dipelajari efeknya dalam melawan sel kanker.
“Kami telah menemukan aktivitas antikanker yang sama di masa lalu dengan ekstrak biji anggur (GSE), tetapi sekarang kami tahu B2G2 adalah yang bahan aktif paling biologis yang dapat disintesis dalam jumlah yang akan memungkinkan bagi kami untuk mempelajari mekanisme kematian rinci pada sel kanker,” kata Alpna Tyagi yang studinya dipublikasikan jurnal Nutrition and Cancer.
Temuan ini menambah panjang daftar manfaat ekstrak bahan-bahan alami untuk pengobatan penyakit kanker.  Selama ini beberapa ekstrak diduga kuat memiliki khasiat yang bisa diandalkan dalam melawan kanker, seperti ekstrak kulit manggis atau daun sirsak. Dan, pengobatan kanker memakai ramuan bahan alam mulai diminati banyak penderita kanker belakangan ini.


EDUKASI

Pendidikan Sains yang Kreatif Menyenangkan Anak

JAKARTA, KOMPAS.com — Pendidikan sains yang kreatif ternyata sangat menyenangkan siswa. Hal itu, antara lain, terlihat pada pameran sains yang merupakan salah satu rangkaian Indonesia Science Festival 2013 yang berlangsung pada 2-5 Desember di pusat perbelanjaan Kota Kasablanka, Jakarta.

Siswa dan guru SD adu kreatif untuk membuat media belajar serta eksperimen sains dan matematika yang bernuansa pendidikan sekaligus menghibur.

Permainan ular tangga yang sudah dikenal luas, misalnya, bisa dimodifikasi untuk pembelajaran Matematika. M Fais Habiburohman, siswa kelas III SDN Cipete XI, Jakarta, bersama Rifa Aulia mengkreasikan permainan ular tangga untuk pembelajaran perkalian, pembagian, penjumlahan, dan pengurangan, yang diberi judul Sepak Bola Matematika dan Ular Tangga Matematika.

”Fais tadinya takut sama Matematika. Bahkan, dia sering tidak masuk kalau pelajaran Matematika. Lalu, dia suka membuat permainan Matematika di kertas, seperti ular tangga. Sekarang dia malah asyik belajar Matematika,” kata Agustina, guru SDN Cipete XI, Jakarta.

Permainan ular tangga untuk belajar operasi hitungan bilangan bulat juga jadi kegemaran siswa SDN Gandaria Utara 08 Pagi, Jakarta. Berbagai persoalan sains dan matematika menjadi menyenangkan dengan permainan ini.

Sementara itu, siswa SD Madina Islamic School Jakarta menggabungkan pembelajaran sains dan seni. Siswa diajak menemukan pewarna alami dengan memanfaatkan tanaman di sekitar untuk dipakai saat membatik. Siswa pun menemukan pewarna alami untuk warna kuning dari kunyit, warna merah dari buah bit, warna hijau dari daun cincau, dan warna coklat dari kulit jengkol.

Selain menghadirkan pameran sains, Indonesia Science Festival ke-10 ini juga diisi lomba karya kreativitas sains siswa bidang IPA dan Matematika yang diikuti 100 finalis.

Ibrahim Bafadal, Direktur Pembinaan SD Kemdikbud, mengatakan, ada 499 naskah yang masuk dari 23 provinsi untuk lomba yang diikuti siswa dan guru.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kemdikbud Hamid Muhammad mengatakan, naskah yang masuk masih sedikit. Padahal, jumlah siswa dan guru SD di Indonesia mencapai puluhan juta orang. (ELN)


TECHNOLOGY

Di tahun 2014, para guru sekolah negeri di Brazil bakal memperoleh tablet baru. Tablet tersebut diberikan secara cuma-cuma oleh pemerintah Brazil melalui kementeria pendidikan setempat. Pihak pemerintah pun mengatakan bahwa mereka sudah membeli sebanyak 460 ribu unit tablet dan siap dibagikan pada awal tahun 2014.
Kebijakan ini pun bukanlah yang pertama kalinya dilakukan oleh pemerintah Brazil. Sebelumnya, pada tahun kemarin, mereka juga memberikan sekitar 5000 tablet kepada para dosen di universitas federal. Pada saat itu, mereka pun membeli tablet 7 inci dengan harga sebesar 130 USD, sementara tablet 10 inci berharga sebesar 203 USD.
Di tahun 2014 nanti, 460 ribu unit tablet tersebut bakal dibagikan kepada sekitar 60 ribu sekolah menengah yang tersebar di seluruh Brazil. Dengan adanya tablet untuk para guru tersebut, pemerintah Brazil berharap agar pendidikan bisa berjalan dengan lebih lancar.
Di sisi lain, kebijakan ini juga menerima kritikan. Banyak pihak yang mengatakan bahwa kebijakan pembagian tablet kepada para guru tersebut kurang begitu optimal. Terlebih saat ini tidak ada strategi pendidikan yang disediakan pemerintah perihal bagaimana pemakaian tablet tersebut yang bisa diikuti oleh para guru.